Pada tahun 1979 atas bantuan presiden Soeharto dibangun lagi empat buah gedung perawatan. Pada tahun inilah istilah Zaal dirubah menjadi Pavilium. Masih pada tahun tersebut dengan dukungan anggaran pendapatan sendiri Rumah Sakit Islam Jakarta berhasil membangun Apotik, kamar Rontgen dan laboratorium. Pada tahun 1981 dibangun lagi ruang perawatan kelas 1 dengan kapasitas 32 tempat tidur dan asrama putera dengan kapasitas 56 orang.
Dengan penataan manajemen yang ketat, maka pada tahun 1975 Rumah Sakit Islam Jakarta ternyata memperoleh surplus dana. Atas peran Bapak Fahmi Chotib, Drs,Ek sebagai Direktur Keuangan dengan keahliannya dibidang manajemen sangat dirasakan, demikian pula peran Bapak HS.Projokusumo yang selalu mengingatkan akan pentingnya peralatan, pemeliharaan dan internal control. Namun demikian dana tersebut belum mencukupi untuk pengembangan sarana fisik, alat-alat medik maupun peningkatan biaya hidup karyawan yang jumlahnya dari tahun ke tahun terus meningkat.
Layanan terpadu TB Resistensi Obat adalah Pelayanan Klinis yang bersifat komprehensif, terpadu dan menyeluruh terhadap pasien dengan diagnosis : TB Poli-Resisten, TB Multi Drug Resistant (MDR), TB Pre-Extremly Drug Resistant (XDR) dan TB XDR
Ruang pertemuan pasien (sesuai dengan persyaratan PPI TB) berada dihalaman luar Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. Ditempat ini bisa juga dilakukan pendampingan pasien minum obat oleh dokter.
Alamat : Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih
Jalan Cempaka Putih Tengah I/1 Jakarta 10510
Telp : (021) 425 0451, 428 01567 ext 851 (Jam Kerja)
Faks : (021) 420 6681
Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Emergency : Ns. Budi Rahmawati, S.Kep
0815 888 2640
Rumah Sakit Islam Jakarta turut serta dalam memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia yang dilaksanakan di Lapangan Monas pada Sabtu pagi (24 Maret 2018). Kegiatan ini dihadiri pula oleh Menteri Kesehatan yang diwakili oleh Dirjen P2P Kemenkes RI dr. Anung Sugihantono, M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dr. Kusmedi Priharto, Sp.OT dan Kasudinkes Jakarta Pusat drg. Yuditha E.P, M.Kes. Ketiganya turut menandatangani komitmen pemberantasan TBC di booth Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. Hadir pula Prof. Dr. dr. Tjandra Yoga selaku Representativ WHO di India yang juga teman sejawat konsulen dan pemerhati TBC.
Dalam kegiatan ini pula, Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih memperkenalkan layanan baru yang dimilikinya yaitu Pelayanan Rawat Inap TB - RO (Resistensi Obat) yang Insya Allah akan diresmikan pada bulan Mei 2018. Layanan terpadu TB Resistensi Obat adalah pelayanan klinis yang bersifat komprehensif, terpadu dan menyeluruh terhadap pasien dengan diagnosis : TB poli-resisten, TB mono-resisten, TB Multi Drug Resistant (MDR), TB Pre-extremly Drug Resistance (XDR) dan TB XDR.
Bersama Representativ WHO, Prof. Dr. dr. Tjandra Yoga
Bersama Direktur Utama, dr. Metta Desvini PS, Sp.KJ
Penandatanganan Komitmen Berantas TBC
Bersama Kasudinkes Jakarta Pusat (Tengah)
Setelah melalui lika-liku perjuangan yang sangat panjang dan melelahkan, akhirnya pada tahun 1971 tepatnya pada tanggal 23 juni 1971, Rumah Sakit Islam Jakarta berdiri dengan kokoh yang diresmikan oleh Presiden Soeharto. Pada saat itu Rumah Sakit Islam Jakarta memiliki gedung dengan fasilitas ruang perawatan 56 tempat tidur.
Selasa, 20 Maret 2018. Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih melaksanakan kegiatan donor darah di Auditorium mulai jam 09.00-11.30 WIb. Kegiatan ini diikuti sekitar 80 orang pendonor bekerjasama dengan unit Donor Darah Jakarta Pusat. Sejumlah pendonor tersebut berasal dari kalangan pegawai.
Kegiatan donor darah seperti ini rutin dilaksanakan di Rumah sakit Islam Jakarta Cempaka Putih setiap 3 bulan.
Senin, 19 Maret 2018 M/1 Rajab 1439 H, Syeikh Khalid Al-Hamudi beserta staf Kedutaan Besar Saudi Arabia telah berkunjung ke Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih.
Tiba di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih sekitar 11.20 WIB, Syeikh dan rombongan disambut Direksi dan langsung melakukan Shalat Dzuhur berjamaah di Masjid Ar Rahmah. Di akhir Shalat berjamaah Syeikh menyempatkan untuk memberikan Tausiyah.
Kunjungan kedua kali ini selain untuk mempererat silaturrahmi dengan Direksi dan Pegawai, juga untuk mengunjungi isteri sahabatnya yang sedang dirawat di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih.
Bertempat di Auditorium RSIJ Cempaka Putih, Jumat 23 Februari 2018 pukul 13.30 WIB diadakan acara Lepas Sambut pergantian Jajaran Direksi Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih.
Dr.H. Prastowo Sidipramono, Sp.A selaku Direktur Utama digantikan oleh dr. Metta Deswini Siregar, Sp.KJ, Direktur Pelayanan Medis dr. Umi Syarqiah digantikan oleh dr. Rochimiah, Direktur Penunjang Medis Kasmiatun, DCN digantikan oleh dr. Malayanti, Sp.An.KIC, Direktur SDI dan Bindatra Sritono, SH,MM digantikan oleh H. Rocyadi Anwar, S.Ag, sedangkan untuk Direktur Keuangan masih tetap dijabat oleh drs. Agoes Sulistiyo Dunda, MM
Dalam Sambutan yang disampaikan oleh dr. Taufik selaku perwakilan dari PP Muhammadiyah menegaskan bahwa "Tantangan suatu Rumah Sakit khususnya yang berada dibawah Aamal Usaha Muhamadiyah yang berada diperkotaan, seperti Jakarta, memerlukan semangat kebersamaan untuk saling melengkapi antara Pemimpin dan para Pegawainya, agar tercipta semangat kerja yang memiliki makna Ibadah".
Disisi lain dr. Atikah selaku permawakilan Badan Pelaksana Harian RSIJ mengatakan bahwa "Kesanggupan dan Kemampuan sebagai Pemimpin sangat diperlukan dalam pengelolaan Managemen Rumah Sakit Islam Jakarta, terutama dengan adanya bermacam tantangan yang menghadang di depan mata Kebijakan BPJS, Kekuatan karyawan (melalui IKM) untuk bersinergi dengan Serikat Pekerja yang ada, serta tingkatkan Spiritual keagamaan dengan membudayakan sholat berjamaah".
Dr. Prastowo sebagai mantan Direktur Utama mengingatkan kembali, untuk terus berjuang serta meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi terutama dalam mutu pelayanan kepada pasien melalui kekhasan dalam corak Islam sehingga menjadi kepercayaan masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, dr. Metta selaku Direktur Utama yang baru, mengatakan bahwa "Jika kita bersatu pasti bisa ( Man Jada Wa Jada )". Sambutan pun diakhiri dengan sebuah pantun "kalau ada sumur diladang boleh saya menumpang mandi kalau ada umur yang panjang tentu kita bersama berjuang" pungkas dr. Metta. (Am.230218 )
Surat Keputusa Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 26 /KEP/1.0/D/2018 Tentang Pengangkatan Direksi Rumah Sakit Islam Jakarta Masa Jabatan 2018-2022
Direktur Utama :
dr. Metta Desvini Primadona Seregar, Sp.KJ
Direktur Pelayanan Medis :
dr. Rochimiah, MARS
Direktur Penunjang Medis :
dr. Malayanti,Sp.An, KIC
Direktur Keuangan :
Drs.Agoes Sulistiyo Dunda, MM
Direktur SDI & Bindatra :
H. Rohyadi Anwar, S.Ag
© 2018-2024. Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih
Admin
Keluhan, Kritik dan Saran
Keluhan, Kritik dan Saran (Senin-Jum'at: 08.00-16.00 WIB) Diluar jam mohon maaf bila lambat merespon..
07:00Informasi
Medical Check Up
Info dan Pendaftaran Medical Check Up.
07:00Pendaftaran Rawat Jalan
Khusus Pasien BPJS
Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Khusus Pasien BPJS (booking maksimal H-1. Baca syarat dan ketentuan.
07:00Pendaftaran Rawat Jalan
Pribadi, Asuransi, dan Perusahaan
Pasien Rawat Jalan dengan Jaminan Pribadi, Asuransi, dan Perusahaan.
07:00